fbpx

Musik Bagian dari Budaya Kehidupan Masyarakat

  • Bagikan

KABARPASUNDAN.ID – Pasca pandemi covid-19 dua tahun lalu, dunia hiburan akan bangkit kembali, tentunya hal itu akan menjadi bagian sirkulasi pertumbuhan ekonomi.

Demikian dikatakan Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Agus Wahyudin., SH., MH., usai menghadiri acara Halal Bi Halal Persatuan Artis Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) DPC Kota Tasikmalaya di Eks Terminal Cilembang, Jum’at (17/6/2022).

Agus mengatakan, ekonomi pelaku dunia hiburan akan berangsur membaik hingga masuk kategori mapan.

“Kebetulan pengurus PAMMI ini baru, tentu kami punya harapan besar. Tasik dalam permusikan punya sejarah, punya riwayat yang bagus,”ujarnya.

Kemudian, dia menjelaskan, semua itu tergantung dari bagaimana warga Tasikmalaya berkarya dan berdaya lewat kreasi seni.

“Kita pernah melahirkan seniman-seniman musik dan pengarang lagu yang hebat,”ucapnya.

Dengan kepemimpinan baru, lanjut Agus, dia berharap adanya kolaborasi antara Pemerintah Kota Tasikmalaya dengan PAMMI.

“Dunia hiburan ini dunianya masyarakat. Masyarakat di bikin meriah, di bikin nyaman dengan keadaan. Karena musik itu bagian dari budaya kehidupan masyarakat,”ucapnya.

“Saya mempunyai keyakinan semua sektor ekonominya akan ikut bergeliat,”tegasnya menambahkan.

Sementara Ketua PAMMI DPC Kota Tasikmalaya, H. Odang Saepudin mengatakan, Tasikmalaya mempunyai potensi besar dalam dunia permusikan.

Bahkan, kata dia, jika melihat sejarah, banyak artis-artis penyanyi yang berasal dari Tasikmalaya. Seperti, Raja Dangdut Rhoma Irama, Elvi Sukaesih, Sona Orama dan lainnya.

“Nanti akan kita programkan dan merangkul semua pelaku seni setelah ada pengurus terbentuk. Kita belum ada pelantikan juga, karena baru dua bulan lebih,”katanya.

Dalam acara tersebut, PAMMI memberikan seratus paket santunan kepada  masyarakat yang membutuhkan.

  • Bagikan